Memahami Double Entry System

Memahami Double Entry System

Posted on

Dalam edukasi ini kita lanjutkan bahasan memahami laporan keuangan. Kali ini kita fokus tentang teori Double Entry Sistem atau Sistem Pembukuan Ganda dalam kaidah akuntansi dan laporan keuangan.

Dalam edukasi ini kita lanjutkan bahasan memahami laporan keuangan. Kali ini kita fokus tentang teori Double Entry Sistem atau Sistem Pembukuan Ganda dalam kaidah akuntansi dan laporan keuangan. Apa itu Sistem Pembukuan Ganda? Apa tujuannya? Bagaimana sistem ini terbentuk? Apa manfaatnya? Kami memberikan ilustrasi singkat terbentuknya sistem ini.

TAMBAHAN INFO:
Konsep debet-kredit dalam akun-T secara umum berlaku di akun-akun yang ada di laporan neraca:

Seperti huruf T


Debit | Kredit
Aset | Liabilitas

  • Di pos-pos aset, dari kas, persediaan, piutang, properti, peralatan, investasi—semua penambahan adalah debit. Semua pengurangan aset adalah kredit. Dalam laporan neraca yang ditulis positif.
  • Di pos-pos kanan (liabilitas dan ekuitas, dan sub akunnya), semua penambahan adalah kredit, semua pengurangan adalah debit.

LAPORAN LABA/RUGI:
Dalam presentasi kami gambarkan ada negatif. Di laporan keuangan umumnya tidak ada. Misal beban, ditulis positif. Laba Operasional adalah penjualan dikurangi beban. Begitu seterusnya. Bila ada negatif berarti memang negatif.

ARUS KAS (ada catatan negatif)
Pos arus kas dilihat dari aliran uang masuk ke perusahaan (positif), keluar dari perusahaan negatif. Ini berlaku di ketiga pos arus kas: operasional, investasi, dan pendanaan. Misal pendanaan: ada modal masuk (+), pinjaman baru dari bank (+), bayar utang (-), transfer dividen (-). Mungkin detailnya kami perjelas di video lain.

Demikian, mohon maaf jika ada tambahan informasi ini. Semoga bisa kami lengkapi di presentasi berikutnya.