Kinerja IHSG 10 tahun terbaru dimutakhirkan. Kinerja terakhir tahun 2021. Kami sediakan juga IHSG 20 tahun hingga 24 tahun terakhir. Bandingkan kinerja IHSG sejak berdiri selama 38 tahun (1983-2021), dan 10 tahun terakhir dalam periode 2012-2021, 2011-2020, 2010-2019, 2009-2018, 2008-2017, serta 2007-2016.

Tentang IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah indeks dari seluruh saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diperkenalkan pertama kali pada 1 April 1983, dengan basis indeks dimulai di angka 100. Kinerja individu setiap saham di bursa efek Indonesia, baik naik atau turun, akan mempengaruhi bobot IHSG. Dengan mengetahui sejarah kinerja IHSG kita bisa tahu potensi investasi di instrumen saham dalam jangka panjang.

Data Kinerja IHSG Sejak Awal (1983-2021) atau 38 Tahun

Bagaimana kinerja jangka panjang IHSG bila dihitung sejak dimulai pada 1 April 1983 hingga 2017?

  • Per Akhir 2021 atau 38 tahun setelah pencatatan IHSG dimulai, IHSG ditutup pada posisi 6.581,48
  • Pengembalian IHSG selama 38 tahun adalah 6.481% (64 kali lipat)
  • Jika disetahunkan, pertumbuhan majemuk kinerja IHSG selama 38 tahun adalah 11,65% YoY
  • Uang Rp1.000.000 (satu juta) diinvestasikan di IHSG (jika ada indeks wadahnya) sejak awal 1983 akan menjadi Rp65.814.800 juta pada akhir 2021.

CATATAN: kami memakai perolehan disetahunkan agar bisa membandingkan angka pertumbuhan majemuk secara layak jika dibandingkan dengan angka pertumbuhan majemuk lainnya. Kinerja disetahunkan dihitung memakai rumus CAGR. Sebagai contoh konteks: kinerja 10 tahunan 160%, rata-ratanya adalah 16%, namun CAGR-nya adalah sekitar 10%.

Data Sejarah Kinerja IHSG 20 Tahun Terakhir (2002-2021)

Grafik Kinerja IHSG 20 Tahunan (2002-2021)
Grafik Kinerja IHSG 20 Tahunan (2002-2021)
Kinerja IHSG 20 Tahun Terakhir 2002-2021
Kinerja IHSG 20 Tahun Terakhir 2002-2021 (klik untuk versi asli)

Selama 20 tahun terakhir, dari periode tahun 2002 hingga 2021, seorang investor yang bisa berinvestasi di IHSG (jika ada ada wadahnya), ia akan mendapat keuntungan teoritis sebesar 1.578% atau 15,15% jika disetahunkan (CAGR/YoY).

Uang Rp1.000.000 (satu juta) diinvestasikan sejak awal 2002 akan menjadi Rp16,78 juta pada akhir 2021. Masih sangat lumayan sekali, kan? Hanya beli dan simpan saja.

Kinerja IHSG 10 Tahun Terakhir

Kinerja IHSG 10 Tahunan (2012-2021)
Kinerja IHSG 10 Tahunan (2012-2021)—klik untuk versi besar

Dari statistik sejarah kinerja IHSG 10 tahun terakhir (2012-2021), seorang investor mendapat keuntungan sebesar 72,20% atau setara 5,59% jika disetahunkan. Uang Rp100 juta diinvestasikan sejak awal 2012 akan menjadi Rp172,2 juta pada akhir 2021.

Kinerja IHSG 10 Tahun Periode Sebelumnya untuk Perbandingan

Mari kita bandingkan kinerja 10 tahunan ini dengan periode sebelumnya, dari 2016 hingga 2021 berikut:

Baca juga: Inflasi Indonesia 10 Tahun Terakhir

Kesimpulan

Dari paparan kinerja jangka panjang di atas, terlihat IHSG sangat aman sebagai sarana investasi karena kinerjanya lebih dari cukup untuk melawan inflasi.

Namun, dalam periode 10 tahunan dan 20 tahunan, jika di awal periode bursa mengalami musim buruk (bearish) investor akan mengalami hasil yang kurang menyenangkan. Jika investor ini bertahan dan percaya bahwa pasar akan memberi reward yang lumayan, dengan bertambahnya waktu maka investasinya akan menghasilkan hasil sangat lumayan.

Kita tidak akan bisa memprediksi apakah waktu masuk kita akan mengalami musim bearish atau bullish. Kuncinya adalah waktu. Kita lebih baik bersahabat dengan waktu sehingga hasil investasi kita tidak mengecawakan.

  • Dalam jangka panjang, kinerja IHSG masih memuaskan. Dari masa 37 tahun atau 20 tahun, kinerja jangka panjang tahunannya selalu bisa mengalahkan inflasi jangka panjang di Indonesia.
  • Dalam jangka pendek, kinerja pasar saham selalu fluktuatif. Hal ini bisa dibuktikan ketika ada masa penurunan di awal tahun, kinerja IHSG 10 tahunan pun masih tertekan, yaitu antara 4,91% hingga 16,41%. Meski demikian kinerja ini masih lebih baik dibanding inflasi di masa yang sama.

Pemutakhiran terakhir: 3 Januari 2022


Published: 17 May 2017Last updated: 18 Feb 2022