Ingin Dividen Bebas Pajak? Begini Prosuder, Ketentuan, dan Cara Lapornya

Ingin Dividen Bebas Pajak?

Posted on

Salah satu amanat UU Cipta Kerja juga bermanfaat bagi investor amatir seperti kita-kita warga Indonesia biasa. Sebelumnya harus bayar 10%, sekarang boleh tidak bayar pajak.

Berikut ini adalah edukasi bagaimana caranya memperoleh fasilitas dividen bebas pajak yang terkait dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) tersebut.

Pelajari pilihan Anda saat menerima dividen, apakah membayar pajak atau reinvestasi, tentu dengan segala syarat dan ketentuannya, serta detail pelaporannya dalam SPT Tahunan.

Sedikit Koreksi:

  • Kode akun seharusnya 411128 (seperti di screenshot) — terima kasih pak Ahmad Abdul Haq 🙏🏻

Versi ringkas dan info lain:

  1. Anda bisa memilih tetap membayar PPh Terutang Dividen 10% atau memilih reinvestasi.
  2. Kedua pilihan itu tetap ada kewajiban pelaporan yang detailnya ada di video.
  3. Anda bisa memilih membayar sebagian dari dividen dan sisanya direinvestasikan. Yang direinvestasi pelaporannya mengikuti skema seperti itu juga.
  4. Instrumen aset untuk reinvestasi ada banyak macamnya, termasuk: tabungan, deposito, dll.
  5. Dividen dari satu saham dari beberapa rekening? Silakan disatukan saja. Yang penting dilaporkan.

DAFTAR ISI:

00:00 Ingin Dividen Bebas Pajak?
00:57 Disclaimer
02:05 Dasar Hukum
02:46 Sumber & Referensi
04:35 Ringkasan
09:06 Jika Bayar PPh 10%
11:23 Skenario Reinvestasi
16:11 Pelaporan dalam SPT Tahunan
18:51 Tidak Bayar? Tidak Reinvestasi?

Artikel edukasi dividen di Pajak: https://s.id/pajakdividen