Strategi terkonsentrasi

Strategi Terkonsentrasi

Posted on

Saya mendapat beberapa pertanyaan soal strategi terkonsentrasi ini, baik dalam forum terbuka atau tertutup. Memilih strategi unik ini memang punya kelebihan dan kekurangan. Tapi melakukannya tidak mudah. Risiko tinggi. Pahami strategi terkonsentrasi melalui tulisan ringkas ini.

Apa itu Strategi Terkonsentrasi?

Hari ini, 29 Juni 2021, saya cerita soal strategi investasi terkonsentrasi di cerita Instagram. Konteksnya, saya sedang mengaplikasikan strategi dalam mengelola portofolio investasi pada awal 2021.

Strategi terkonsentrasi adalah pilihan mengelola dana investasi dalam kelompok mayoritas beberapa saham.

Ukuran mayoritas ini berapa banyak?

Untuk pengelola dana besar yang mengelola aset triliunan, posisi alokasi 5% dalam sebuah saham bisa dianggap mayoritas. Untuk ukuran investor individu dengan dana terbatas, alokasi 10%-20% portofolio dalam beberapa saham sudah bisa dianggap terkonsentrasi.

Hingga awal tahun ini, ada sebuah saham yang telah masuk 80%-an dari seluruh aset portofolio investasi. Dalam portofolio lain ada yang hingga 50% (lihat grafik ilustrasi di atas). Sangat terkonsentrasi, bukan?

Beberapa Pertanyaan soal Strategi Terkonsentrasi

Saya mendapat beberapa pertanyaan soal strategi terkonsentrasi ini, baik dalam forum terbuka atau tertutup. Bagaimana caranya bisa mengambil keputusan terkonsentrasi?

Mengambil arah strategi terkonsentrasi ini tidak mudah. Saya sendiri terakhir melakukannya kira-kira 8-9 tahun lalu.

Beberapa tahun terakhir, karena kesibukan, ketidak mantapan analisis, atau hanya masalah sederhana kesempatan yang tidak ada—maka saya memutuskan memakai strategi diversifikasi yang cukup.

Tapi, saya sangat tidak menganjurkan Anda untuk mengambil strategi terkonsentrasi. Ini strategi yang susah. Rawan stres. Dan belum tentu berhasil. Risikonya terlalu tinggi.

Kecuali Anda sangat yakin dengan kemampuan dan kapasitas diri dalam mengambil keputusan investasi dan daya tahan diri yang bagus. Kuncinya dua, dana dan psikologi, jika merasa kuat, ya silakan saja.

Tapi saya sudah memperingatkan.

Plus Minus Strategi Terkonsentrasi

Strategi terkonsentrasi punya keunggulan atas kesederhanaannya. Pilihan saham yang relatif sedikit, maka hematnya, mudah menjalankannya. Tinggal fokus ke beberapa perusahaan yang sudah mantap dalam analisis.

Tapi benar, untuk memantapkan memilih satu hingga lima di antara ratusan saham yang ada itu bukan perkara sederhana.

Kelebihan lain strategi ini jika tebakan pilihan saham dihargai pasar, maka peluang dan hasilnya bisa sangat lumayan. Secara teori, potensinya bisa lebih besar dibanding strategi diversifikasi.

Sebagai diskusi, strategi diversifikasi bisa mencapai hasil yang sama-sama lumayan jika mayoritas kelolaan menghasilkan rerata keuntungan positif. Jelas, toh. Tapi… sebagaimana umumnya perjalanan investasi yang terjadi, dalam portofolio investasi yang terdiri dari daftar beberapa saham yang pilihan, selalu ada saham yang underperform dan ada yang outperform. Investor pintar bisa memperoleh hasil yang lumayan dari strategi diversifikasi jika ia disiplin dan bagus dalam pilihan sahamnya.

Dalam strategi terkonsentrasi, investor sesungguhnya menjumpai eksposur risiko lebih besar kepada pilihan yang dilakukannya. Katakanlah ada investor menaruh 2-3 saham saja dalam portofolionya. Jika kedua saham tersebut sedang downtrend lama (2 tahunan atau lebih), maka kinerjanya akan terpukul parah selama itu.

Pengalaman Saya Mengambil Strategi Terkonsentrasi

Strategi terkonsentrasi memang tidak mudah. Saya tidak mengatakan saya cukup canggih dalam hal ini. Tapi mari kita lihat saja. Saya baru berani melakukan ini setelah 9 tahun berjalan.

Strategi yang tidak mudah ini saya ambil karena ada peluang dan harga yang layak dari beberapa pilihan saham. Lalu ada situasi ekonomi dan keadaan di tengah pandemi ini, menurut saya rasionalisasi keputusannya sudah cukup konservatif.

Satu hal lain yang bisa saya ceritakan: saya mengambil strategi ini pun bertahap. Bukan tiba-tiba harus terkonsentrasi. Karena masih turun, turun lagi, dan turun lagi, maka akhirnya setelah memantapkan diri, jadilah memutuskan konsentrasi total.

Ringkasan Kinerja Investasi Juni 2021 (klik untuk versi besar). Semua adalah dana keluarga, tidak ada dana pihak lain.
Ringkasan Kinerja Investasi Juni 2021 (klik untuk versi besar). Semua adalah dana keluarga, tidak ada dana pihak lain.
Baca detail kinerja.

Kalau strategi terkonsentrasi ini nanti pas, saya beruntung. Kalau tidak layak atau masih lama, ya saya sial saja. Anda akan melihat kinerja merah Portofolio Bolasalju dan Keluarga akan merah semakin lama. Kedua portofolio tersebut seperti terlihat di atas mendapat ganjaran kinerja sangat berbeda dibanding IHSG.

Semoga bermanfaat!