Apa Kriteria Keuangan yang Sehat?

Salah satu kriteria perusahaan yang baik adalah kondisi keuangannya sehat. Kriteria lain perusahaan yang baik yaitu: profitabilitas bagus, produk/jasa bisa bertahan lama, dan dikelola manajemen oke. Kali ini kita fokus keuangan.

Dengan mencari perusahaan yang kondisi keuangannya sehat, maka kita bisa menghindari risiko kebangkrutan usaha. Mayoritas kebangkrutan terjadi atas beban bunga besar yang tidak bisa dibayar dari hasil usaha.

Kriteria Pertama

Kriteria pertama ini adalah membandingkan modal atas liabilitas, semakin besar dianggap semakin kuat. Kriteria ini bisa dicek dengan rumus:

Liabilitas / ekuitas
(Makin rendah semakin baik)

Kriteria ini biasa disebut Debt (Liabilitas) to Equity Ratio. Ada penyebutan DER lain yang memakai rumus liabilitas berbunga, tapi kami memilih yang ini saja dengan alasan mudah dipahami. Untuk biaya bunga kita cek dari kriteria kedua.

Kriteria Kedua

Kriteria kedua ini adalah coverage, rasio ini untuk mengukur kemampuan usaha membayar bunga dan kewajiban keuangannya. Rumusnya:

Laba sebelum pajak / beban keuangan
(Makin besar makin baik)

Angka coverage yang diterima adalah lebih dari 3x. Ibaratnya perusahaan mampu membayar beban bunganya 3 tahun ke depan. Kriteria coverage industri satu bisa berbeda dengan industri lainnya.

Perhatian Lain

Tentu saja mengukur kesehatan keuangan tanpa melihat konteks lain akan sangat bias.

Perusahaan yang baru beroperasi punya kecenderungan posisi keuangan yang relatif rapuh. Perusahaan yang sudah stabil akan mengurangi level beban bunganya.

Perusahaan yang mengejar pertumbuhan biasanya akan mencari pendanaan lewat utang. Maka level liabilitasnya akan tinggi juga.

Cara Menghindari Risiko Terbesar

Salah satu cara menghindari risiko terbesar seperti potensi kebangkrutan adalah dengan mencari perusahaan yang mempunyai struktur keuangan sehat atau beban bunga masuk akal dan mampu dibayar dari hasil usahanya.

Perusahaan yang selalu haus pendanaan baru bukan berarti buruk, tapi mayoritas harus diperhatikan secara hati-hati.


Published: 22 Sep 2022Last updated: 25 Sep 2022